Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Lampu Depan H4 Mati Sebelah? Ini Cara Jumper Agar Tetap Menyala

 


Trik Darurat Memperbaiki Lampu H4 Mati Sebelah Saat Perjalanan Malam Tanpa Bohlam Cadangan 

 

Jika salah satu lampu dekat pada soket H4 mati di perjalanan, sementara kita tidak membawa bohlam cadangan, ada trik sederhana yang bisa dipakai agar kedua lampu tetap menyala saat melewati jalan gelap.

Caranya adalah dengan membuat jumper menggunakan serat kabel kecil. Serat kabel tersebut dipasang untuk menghubungkan kaki lampu yang mati dengan sambungan positif dari kaki lampu yang masih hidup.

Dengan cara ini, arus listrik dari lampu yang masih berfungsi akan ikut mengalir ke lampu yang sebelumnya mati. Akibatnya kedua lampu dekat bisa menyala bersamaan sehingga penerangan jalan menjadi lebih baik.

Trik ini biasanya hanya digunakan sebagai solusi darurat ketika berada di perjalanan malam hari dan tidak ada bohlam lampu cadangan.

 

Struktur soket H4

Lampu H4 headlamp bulb biasanya punya 3 kaki:

  1. Ground / massa (-)
  2. Low beam (lampu dekat)
  3. High beam (lampu jauh)

Artinya dalam satu bohlam ada 2 filamen: dekat dan jauh.

Prinsip trik jumper yang kamu maksud

Kalau low beam kiri mati, misalnya:

  • Low beam kanan masih hidup
  • Lalu kaki low beam yang mati dijumper ke positif low beam yang hidup

Jadi saat lampu dekat dinyalakan, arus dari lampu yang hidup ikut mengalir ke sisi yang mati lewat kabel jumper.

Skema sederhananya kira-kira seperti ini:

 

Low beam kanan (+) ────────┐
                                                   ── jumper kabel ──> low beam kiri
Low beam kiri       (+) ───────┘
Ground tetap masing-masing

Tujuannya supaya dua lampu tetap nyala saat malam walaupun salah satu jalur rusak.

 

Cara yang biasa dilakukan (versi lapangan)

Biasanya mekanik jalanan:

  1. Kupas sedikit kabel positif low beam yang masih hidup
  2. Ambil serat kabel kecil
  3. Sambungkan ke kaki low beam lampu yang mati
  4. Isolasi supaya tidak konslet

Jadi satu jalur memberi arus ke dua lampu.

 

Risiko trik ini

Trik ini darurat saja, karena ada beberapa risiko:

  • Arus jadi dobel di satu kabel
  • Soket bisa panas / meleleh
  • Kabel bawaan motor atau mobil bisa tidak kuat
  • Bisa konslet kalau isolasi kurang bagus

Apalagi kalau pakai bohlam 55W, dua lampu bisa narik sekitar 9–10 ampere.

Kesimpulan:
Trik jumper serat kabel dari positif lampu yang hidup ke kaki lampu yang mati memang bisa bikin dua lampu dekat menyala, tapi sebaiknya hanya dipakai sementara supaya aman dari panas atau korsleting.

 


Posting Komentar

0 Komentar